
Perkembangan pendidikan Indonesia tahun ajaran 2026/2027 memperkenalkan model Sekolah Rakyat (gratis, dikelola Kemensos) dan Sekolah Unggulan Garuda (SMA sains/teknologi unggul, Kemendikt Saintek), melengkapi Sekolah Reguler (SD/SMP/SMA/SMK yang ada). Kebijakan ini bertujuan memeratakan akses bagi siswa kurang mampu sekaligus mencetak talenta global.
Berikut adalah detail dari ketiga jenis sekolah tersebut berdasarkan temuan terbaru:
- Sekolah Rakyat (Baru): Sekolah berasrama yang sepenuhnya gratis, bertujuan melayani siswa dari keluarga tidak mampu. Program ini fokus pada pemerataan akses pendidikan, didukung fasilitas modern, tempat ibadah, dan ruang belajar yang memadai.
- Sekolah Unggulan Garuda (Baru): Sekolah menengah atas (SMA) khusus yang berfokus pada keunggulan akademik, terutama di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Sekolah ini disiapkan dengan standar tinggi untuk bersaing secara global dan ditargetkan akan beroperasi mulai ajaran 2026/2027.
- Sekolah Reguler: Sistem pendidikan yang sudah berjalan saat ini (sekolah negeri dan swasta) di bawah pengelolaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sekolah ini mencakup jenjang dasar hingga menengah (SD/SMP/SMA/SMK).
Pembangunan sekolah-sekolah baru ini merupakan inisiatif untuk mengatasi kesenjangan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM nasional, terutama difokuskan pada tahun ajaran 2025-2026 hingga 2029.
Sumber : Google.com
Jenis Sekolah di Indonesia
